Tuhan Yesus vs Lucifier -->

Iklan Semua Halaman

Adbox

Subscribe Us

Tuhan Yesus vs Lucifier

Admin
Monday, July 23, 2012


Tuhan Yesus vs Lucifier

Sebelumnya mari kita lihat kesaksian Kisah Ratu Lucifer (kesaksian).
Rina adalah bekas ratu yang telah insaf, 3 tahun yang lalu ia menjadi pemuja setan. Rina telah disembuhkan tanggal 28 Januari 1999 oleh Pak Herman. Usianya saat ini adalah 22 tahun. Rina terlibat dengan GS adalah sekitar akhir Mei 1995.

Sewaktu itu Rina masih kelas 1 SMKK. Demikian potongan cerita Rina:
"Seorang teman wanita saya mengajak saya ikut karate. Beberapa minggu kemudian, teman itu mengajak saya pergi ke sebuah acara kebaktian, Saya menolaknya tetapi teman itu memaksa terus, katanya saya akan mendapat ketenangan. Akhirnya saya setuju, dan dia akan menjemput saya pukul 24.00. Saya lupa nama perempuan itu, dan sekarang saya baru tahu kalau dia bukan pelajar SMKK. Total kami adalah berempat. Kami tiba di sebuah gubuk. Teman saya kemudian menghentakkan kakinya 3 kali seraya membaca mantera. Sesudah itu sebuah pintu tiba-tiba terbuka.

Sebuah tangga menghubungkan kami dengan ruang kebaktian. Ruangan itu hanya diterangi oleh lampu redup warna hijau. Tidak ada bangku atau kursi. Beberapa orang sudah ada duduk di bawah lantai dengan teratur. Ruangan itu besar sekali, bentuknya lancip, dan di ujung ruangan lancip itu ada sebuah altar. Bentuknya persegi dengan gambar pentagram di tengahnya. Lingkaran sebelah dalam berputar terus menerus. Ada 5 orang berjubah hitam berdiri di belakang altar tadi. Di belakang ke 5 orang itu ada gambar pentagram dengan 2 lingkaran di luarnya. Juga ada gambar salib patah. Sebuah gentong ada di depan altar, dan banyak cawan di letakkan di atas meja. Saya mendengar musik yang keras sekali sampai jantung berdebar-debar. Musik itu berhenti saat ritual di mulai. Saya diwajibkan menanggalkan pakaian, di ganti jubah putih. Sesudah itu, kami diharuskan mencuci wajah dan kaki dengan air yang sudah disiapkan sebagai tanda siap memasuki ritual satanisme tersebut. Baunya seperti air untuk memandikan mayat.

Lalu sebuah kertas disodorkan pada saya, dan saya diminta untuk menandatangani di kertas itu. Tangan saya di tarik dan dilukai dengan sebuah pisau, darah saya ditempelkan ke kertas tadi, belakangan saya tahu itulah kontrak darah yang di tulis dalam bahasa Indonesia. Isinya kira-kira : Saya resmi menjadi anggota.

Inilah gereja setan, kata si pemimpin tadi. Saya kaget luar biasa, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Acara berikutnya adalah meminum darah dari gentong tadi. Tapi sebelum itu tiba-tiba muncul sosok tinggi besar berkata Selamat datang, kami sudah dengar tentang kau, saya tahu sejarah hidupmu, dan ternyata namanya adalah Prince of Michael. Prince of Michael ini yang pertama meminum darah dari cawan tadi. Setelah itu peserta lain mengumamkan lagu-lagu pujian sambil memutari altar dan saya menjadi merinding tetapi lama kelamaan saya menyukai lagu itu. Tiba-tiba muncul satu sosok lagi,kulitnya kuning langsat, matanya
biru, tubuhnya lebih tinggi dan kekar dari orang sebelumnya, dia berjubah tetapi tidak berkerudung, dan dia tertawa sambil berkata : Hari ini adalah hari bahagia karena tamu yang lama di tunggu sudah tiba. Kalian berhasil menjalankan misi yang aku berikan, lalu katanya lagi : I'm Lucifer, I am king of king.lalu ia mengambil tangan saya dan mencium tangan saya lalu berkata : “Jangan ada yang menyentuh dia karena dia milik saya, lalu ia berkata kepada anggota lainnya : Good Bye, I Love You, lantas kemudian ia menghilang.
Lalu saya membaca ikrar, Saya menyerahkan seluruh jiwa dan tubuh saya untuk GS, kalau saya memberontak atau keluar dari perkumpulan itu saya siap di hukum mati Kemudian jubah saya di ganti jubah hitam. Semua orang berdiri. Matra dibacakan. Sebuah kain hitam di lantai kemudian disingkapkan. Dan terlihat ada gambar Tuhan Yesus cukup besar. Setiap orang mengelilingi gambar tersebut 3 kali berlawanan dengan arah jarum jam kemudian bergantian menghentakkan kaki di atas gambar tersebut sembari memercikan darah ke atas gambar tersebut lalu kembali mengelilingi gambar tersebut sebanyak 3 kali berlawanan arah jarum jam. Pemimpin ritual lantas berkata : “Hidup Lucifer mati Yesus. Puncak ritual dilakukan. Anggota dipersilahkan melakukan apa yang dinginkan.

Jubah hitam ditanggalkan dan mereka telanjang bulat. Lalu anggota laki-laki melakukan hubungan seks dengan anggota perempuan. Saya tidak melakukan apa-apa. Kemdian si Lucifer muncul lagi dan berkata : Kamu harus bisa Rina yang kemudian mencium saya, saya seperti terhipnotis lalu dia menghilang menimbulkan hembusan angin disertai bau harum. Upacara selesai. Saya langsung pulang ke rumah sekitar pukul 5.30. Sejak itu saya selalu terlambat masuk sekolah. Prestasi saya menurun. Tak bisa konsentrasi lagi. Saya selalu punya keinginan berkumpul dengan mereka, kalau tidak bertemu mereka sehari saja, rasanya seperti mau mati. Saya dinobatkan menjadi ratu tahun 1996, lewat satu upacara seperti perkawinan manusia normal. Dan layaknya saya juga melakukan hubungan seksual.Lain lagi cerita Laura Gansalangi, yang biasa dipanggil Laura. Ia mengaku mendapat nama panggilan ACE yang jika dibaca menjadi ASE singkatan dari Anak Emas Setan.

Pelepasan
Rina dan Laura adalah pengikut dari GS yg berhasil dilepaskan. Herman mengenal Rina kala di Singapura, setelah tahu keadaan Rina sebenarnya maka Herman intensif melayani Rina dalam hal rohani, proses penyembuhannya dianggap mudah tetapi untuk mengembalikan Rina ke keadaan semula itulah yang sukar, dan itu memerlukan waktu. Rina mengaku sudah tidur dengan Lucifer, untuk itu Herman mengadakan upaya pelepasan untuk Rina. Herman mendoakan dan mengurapi Rina dan kemudian meremas janin Lucifer tersebut, dan janin tersebut berhasil mati. Darah keluar banyak sekali berember-ember, tidak seperti janin manusia yang normal, kemudian darah yang keluar bukan hanya dari v(^_^)v layaknya wanita keguguran tetapi juga dari sekujur tubuh Rina. Usia kandungan itu diperkirankan berumur 4-5 bulan. Rina waktu itu sudah berstatus menjadi ratu Lucifer bukan calon ratu lagi karena telah mengandung janin Lucifer.kalo pelepasan Laura itu begini... "Prosesi yang Tegang!" demikian komentar harian Manado Post, ketika anggota tim 11-nya yang melacak kegiatan gereja setan, turut menyaksikan acara pelepasan 3 roh kuasa gelap dari tubuh Laura, yakni raja iblis (lucifer), hyberia (istri lucifer) & prince of michael di gereja GMIM Paulus Jl Sam Ratulangi, Manado tgl 24 Maret lalu. Proses pelepasan Laura dipimpin oleh Ev. Herman Kemala, seorang hamba Tuhan yang dikaruniai talenta serta mempelajari liku2 aliran sesat di AS. Acara pelepasan sendiri diprakarsai oleh Pdt. Billy SPAK. Hadir pula Kakansospol Manado Mayor John Rambing, Sekum GMIM Pdt. Niko Gara S. Th MA, Aparat keamanan dari Polda Manado, & hamba2 Tuhan gereja setempat yang diundang hadir. Saat acara pelepasan dimulai hadirin dipersilahkan untuk menyaksikan tanda2 yang dimiliki oleh gereja setan yang terpatri di tubuh Laura. Antara lain di lengan kanan & kiri berupa angka 666 serta Pentagram, naga leviatan, bunga mawar di dada kanan yang muncul di tubuh Laura. "Aduh, butul kantara skali tu angka 666…" kata seorang hadirin dengan logat Manado, ketika melihat lambang setan 666 dengan wajah pucat. Hadirin seakan tak sabar ingin melihat Ev. Herman segera melepaskan Laura dari tiga sosok roh jahat yang ada dalam dirinya. Sehelai karpet digelar & Laura dipersilahkan duduk sambil bersila di hadapan Ev. Herman. Petugas keamanan, hamba2 Tuhan, Sekum GMIM Pdt. Niko Gara & pimpinan gereja lainnya duduk di barisan depan, agar dapat dengan jelas melihat proses pelepasan kuasa jahat dalam diri Laura. Saat itu, melalui mulut Laura terdengar dengan jelas teriakan, sindiran, permintaan serta rencana besar2an dari tiga sosok roh dalam diri Laura. Bahkan si raja iblis, lucifer, secara langsung menceritakan rencana busuk mereka untuk mengacaukan pengikut umat Kristiani dengan menerapkan apa yang disebut Zaman Baru (New Age Movement). Langkah berikutnya ialah Ev. Herman menyerahkan mic kepada Pdt. Niko Gara untuk berdialog langsung dengan lucifer melalui mulut Laura.

"Aku tak berurusan dengan dia melainkan dengan kamu, Herman!" bentak si Raja Iblis kepada Ev. Herman. Langkah berikutnya, Ev. Herman kemudian melakukan proses pelepasan dengan penumpangan tanngan atas diri Laura, yang menyebabkan gadis itu berkali-kali muntah darah, berteriak histeris sambil mengucapkan kata2 yang sulit dimengerti.

"Herman…Aku tidak berurusan dengan orang ini. Dia bukan tandinganku. Semburan darah yang keluar dari mulut Laura, membuat beberapa hadirin di bagian depan, merasa jijik. Sementara Laura meracau tidak karuan, beberapa pembantu Ev. Herman memegangi tubuh Laura. Proses pelepasan ditandai dengan adanya "tawar-menawar" antara lucifer dengan Ev. Herman. Lucifer berkeras ingin tetap berada dalam diri Laura karena Laura adalah ASE atau Anak Emas Setan. "Ia adalah milikku karena ia adalah mempelaiku & kota Manado adalah ranjangku tempat berbaring!" kata lucifer. Namun, Allah tak mau berkompromi kepada iblis. Lewat hambaNya, Ev. Herman, malam itu, Laura berhasil dipulihkan lagi dari cengkraman raja iblis. Malam itu roh asli Laura, dipanggil kembali ke fisiknya dalam nama Allah Bapa, Allah Anak, & Allah Roh Kudus. Ev. Herman mengajak seluruh hadirin berdoa bersama karena Laura berhasil direbut kembali dari tangan iblis. Puji Tuhan, seru hampir seluruh hadirin yang menyaksikan bagaimana Allah telah mengalahkan si raja iblis.

Dpt kita simpulkan kalo musuh utama kita adalah iblis! Dan yg harus kita perangi adalah iblis juga!seperti yg sudah tertulis dalam alkitab bahwa yg kita perangi itu bukanlah darah dan daging tetapi penguasa2 dan penghulu2 di udara alias iblis.salah besar jika kita sbg org kristen menganggap sesama kita itu musuh dan hrs diperangi,terus apa bedanya kita dg penjahat dan pembunuh??setan justru senang dg perpecahan dan dia akan menang...maka kita sbg pengikut Tuhan harusnya menasehati dan mendoakan bukannya mengajak cek cok..