OBAT VIRUS CORONA - makatana.com

Subscribe Us

test banner

Breaking

Home Top Ad

test banner

Post Top Ad

test banner

Selasa, 07 Juli 2020

OBAT VIRUS CORONA









Jumlah negara
yang terinveksi virus Corona sudah mencapai 64 Negara termasuk Indonesia.
Jumlah pasien yang terinfeksi dan Negara yang terinfeksi dari hari ke hari
mengalami lonjakan. Indonesia pun sudah 19 pasien yang terinfeksi virus corona.
Virus ini begitu menakutkan sebab lamanya pasien hidup setelah terinfeksi tidak
lama dan obat penawarnya belum di temukan. Hebatnya virus ini membuat angka
kematian akan virus ini sudah cukup tinggi. Yang meninggal  3.006 jiwa dan yang terinfeksi  88.227 jiwa (kompas.com  per tanggal 02 Maret 2020)





Berita
mewabahnya virus mematikan ini membuat ada satu goncangan besar terutama goncangan
ekonomi global. Goncangan ini berdampak pada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Selain menggoncangkan ekonomi, wabah virus corona ini juga sedang menggoncang
iman orang percaya. Yang meresponi dengan iman bahwa segala sesuatu tidak lepas
dari pengamatan Tuhan,pasti akan menyikapi dengan tenang dan yang tidak
meresponi dengan iman pasti rasa ketakutan, cemas dan kuatir akan menjadi warna
dalam hidup mereka. Hal ini dapat di lihat karena adanya rasa takut sehingga
yang terjadi sekarang ini ada  banyak
orang sudah mulai mengumpulkan bahan makanan dan kebutuhan medis seperti  masker. Sekarang masker sudah sangat langkah
dan mahal pada hal sebelum ada virus corona masker ini harganya murah dan mudah
di temukan tapi karena mewabahnya virus corona inimembuat  barang ini sudah mulai sulit di temukan dan
itu pun dengan harga yang sudah tidak normal lagi. Hal ini  mulaiterjadi karena ada banyak yang meresponi  perkembangan dunia yakni mewabahnya virus
corona tidak dengan  iman.





Berkembangnya
virus corona ini sebagai orang percaya pada Tuhan Yesus tidak perlu di sikapi
dengan rasa takut. Sebab hidup manusia segala sesuatu di atur oleh Tuhan,
termasuk kematian. Dan setiap manusia tidak akan luput dengan kematian. Artinya
semua manusia akan mengalami kematian hanya waktu yang menentukan. Hanya
persoalannya sudah  siap kah kita  menghadapi kematian. Dan orang yang memiliki
iman adalah mereka yang siap menghadapi kematian. Sebab kematian bukan akhir
dari kehidupan melainkan awal dari kehidupan manusia. Sebab sesudah kematian
ada kehidupan kekal tapi kehidupan sekarang ini tidak ada yang kekal.  Dari debu kembali ke debu, Tuhan yang
menciptakan Tuhan pula yang mengambil.





Orang yang tidak
memiliki iman pasti belum siap menghadapi kematian. Kenapa demikian sebab hati
mereka masih berat meninggalkan dunia. Dunia begitu nikmat, indah tapi begitu
sakit. Tapi Sorga begitu lebih nikmat, lebih indah dari dunia dan disana tidak
ada rasa sakit dan tetesan air mata. Kematian pintu masuk ke kehidupan manusia
yang sesungguhnya. Dunia  hanya titipan
sementara atau sekolah kehidupan untuk menentukan kita masuk surga atau neraka.
Dibalik kematian ada kehidupan kekal tapi kehidupan kekal itu ada dua tempat,
yakni; sorga dan neraka.  Pilihan untuk
masuk kedua tempat itu semasa kita masih di dunia ini, sebab sesudah kematian
tidak ada namanya pertobatan. Sorga adalah tempat orang yang punya iman kepada
Yesus Kristus disana tempat begitu indah, tenang. Bahkan Firman Tuhan berkata
disana tidak ada tetesan air mata. Tapi di neraka ada kobaran api yang panas
dan tidak pernah padam serta belatung yang tidak pernah mati. Api akan membakar
tubuh manusia yang tidak memiliki iman kepada Yesus Kristus dan belatung setiap
hari akan melubangi seluruh tubuh kita. Dan ini terjadi setiap detik, setiap
menit, setiap jam, setiap hari, setiap bulan, setiap tahun. Tidak mengenal
siang dan malam, tidak ada limit waktu, tidak ada limit usia. Siksaan itu
berlangsung kekal oleh karena itu disebut abadi dan tidak akan mengalami
kematian. Sebaliknya di Sorga akan mengalami kedamaian, ketenangan dan
keindahan tanpa ada rasa sakit,  tanpa
ada air mata, tanpa ada keringat yang pasti hidup kekal abadi dengan Tuhan
Yesus tanpa ada penderitaan. Itulah gambaran tempat manusia sesudah kematian.
Tinggal respon manusia menghadapi masalah akhir zaman ini dengan mewabahnya virus
corona yang mematikan.





Oleh sebab itu
orang yang memiliki kualitas iman yang kuat, teguh, murni tidak akan
terintimidasi dengan virus corona. Kenapa demikian? Mari kita lihat jawabannya.


1.      
Karena orang beriman memiliki
Tuhan yang Mahabesar yang lebih besar dari virus corona (1 Samuel  17:45)





2.      
Orang beriman bukan melihat
masalah tapi Tuhan Mahabesar.


3.      
Orang beriman tidak pernah
memiliki rasa takut dengan namanya kematian, penderitaan.


4.      
Orang beriman berkeyakinan
bahwa Tuhan tidak akan membiarkan dan meninggalkan bagi siapa yang bersandar
padaNya (Ibrani 13:5)


5.      
Orang beriman memiliki iman
bahwa Tuhan adalah penolong (Ibrani 13:6)


6.      
Orang beriman merasa penyertaan
Tuhan selalu ada (Matius 28 20)


7.      
Orang beriman merasa Tuhan lah
penjaga hidup (Mazmur 121:5-7)


8.      
Orang beriman akan diselamatkan
dari kesukaran (Mazmur 11:8)


9.      
Orang beriman pasti akan ada
rasa takut akan Tuhan sehingga terhindar dari jerat maut (Mazmur 14:27.





1 Yohanes 5:4 Sebab semua yang lahir dari
Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia; iman
kita.





Lihat peristiwa di tanah Mesir jaman Musa.
Bagaimana Mesir di tulahi 10 tulah bahkan ada tulah ke enam yaitu  virus penyakit “Bara” (Keluaran 9:8).  Dalam peristiwa ini Tuhan menulahi semua orang
mesir  dengan penyakit bara. Panyakit
bara dalam kitab Imamat 13:18 kalau tidak sembuh dia akan menjadi penyakit
kusta. Dan jaman itu kusta penyakit yang tidak ada obatnya sehingga. Hukuman
ini atas mesir karena negeri ini tidak mengenal Tuhan dan tidak mengijinkan
orang Israel keluar dari Mesir untuk pergi beribadah kepada Tuhan yang benar.
Sekarang virus corona tapi jaman itu virus bara dimana kulit akan melepuh-lepuh
dan bergelembung-gelembung sehingga ketika pecah maka kulit akan terkelupas dan
terasa sakit yang luar biasa.  Dalam
Firman Tuhan Imamat 13:18 penyakit ini akan menjadi kusta. Dan bisa
dibayangkan.





Mesir saat itu kenah wabah penyakit bara
sehingga seluruh tanah mesir terinfeksi penyakit bara. Penyakit bara di jaman
itu adalah penyakit yang mematikan sama seperti virus yang melanda dunia saat
ini. Semua tanah mesir terkena penyakit ini tapi ada satu tempat di tanah mesir
yang tidak terinfeksi virus ini. Tanah itu adalah tanah Gosyen, tanah ini tanah
yang dihadiahkan raja firaun terdahulu kepada orang ibrani jaman Yusuf untuk di
diami. Seluruh orang Ibrani tinggal di tanah Gosyen tapi tempat ini tidak
terinfeksi wabah penyakit bara. Padahalorang Ibranisering keluar masuk tempat
tinggal orang Mesir, mereka bekerja disana, mereka bersentuhan dengan orang
mesir yang waktu ituyang  sedang kena
wabah virus Bara. Tapi orang Ibrani tidak ada satu pun yang terinfeksi virus mematikan
itu. Pertanyaannya kenapa orang Ibrani kebal dengan viruspenyakit  bara sebab sekalipun mereka bersosialisasi
hidup dengan orang Mesir tapi mereka kebal terhadap wabah ini. Jawabanya karena
mereka mempunyai iman kepada Tuhan Allah yang Mahabesar sehingga mereka ada
dalam perlindungan Tuhan. Tuhan melindungi orang Ibrani  karena mereka punya iman dan beribadah pada
Tuhan yang benar.  Iman inilah yang
membuat Tuhan menjauhkan mereka dari tulah “Bara” penyakit.





Dalam
Firman Tuhan Keluaran  23:25 Tetapi kamu
harus beribadah kapada Tuhan , Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu
dan air minumanmu  dan Aku akan
menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu.





Tetapi
tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa
berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah
memberi upah kepada orang  yang
sungguh-sungguh mencari Dia.





Tuhan buat mereka kebal atas wabah ini
karena Tuhanlah yang menjauhkan wabah bara ini dari mereka. Sebab mereka
memiliki Tuhan yang jauh lebih besar dari penyakit bara. Tuhan menjauhkan
mereka dari virus wabah karena  orang
Ibrani  beribadah kepada Dia.Obat untuk
menangkal virus corona ini kalau kita pelajari Firman Tuhan (Keluaran 23:25)
maka ibadah dan doa kita lah obat penangkal virus corona. Dunia sudah mencekam
wabah sana sini,  virus corona belum
selesai ada lagi virus virus baru yang muncul. Bahkan tulah-tulah seperti tulah
ke delapan jaman Musa mulai bermunculan dimana munculnya penyerbuan
belalang-belalang di berbagai Negara. Virus corona Tuhan ijinkan maksud Tuhan
sebagai  peringatan agar manusia lebih
banyak beribadah padaNya (menyembahNya) 
serta banyak berdoa.





Sampai saat ini belum ada obat
penangkalnya  untuk menyembuhkan pasien
yang terinfeksi virus corona. Tapi ada banyak yang sembuh, ya mungkin disaat
mereka pada titik lemah kekuatan ada doa-doa yang mereka naikan, atau juga
disaat terisolasi jauh dari keluarga mereka teringat ada Tuhan. Dan iman mereka
mulai muncul bahwa Tuhan ada dan Tuhan dapat menyembuhkan mereka. Saat   mereka tidak ada yang menemaninya bisa saja
mereka beribadah walaupun dalam kondisi tidur, terinfus pada Tuhan. Sifat
manusia ketika dia tak mampu baru teringat Tuhan tapi kalau lagi mampu Tuhan di
lupakan. Virus ini sangat mematikan dan belum ada obatnya sama seperti penyakit
Bara yang Tuhan tulahkan pada orang Mesir tapi karena ibadah orang Ibrani
membuat Tuhan melindungi mereka dan menjaukan dari virus penyakit Bara.   Ketika
punya ibadah dan doa dalam hidup kita akan dibuat Tuhan jadi  tanah Gosyen Nya Tuhan,  tanah yang kebal virus, tanah yang kebal
tulah.





Firman Tuhan 1 Yohanes 5:4  Sebab semua yang lahir dari Allah,
mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia; iman kita.





Ibadah dan Doabagian dari iman kita pada
Tuhan dan inilah obat untuk menangkal virus Covid-19 atau Corona. Orang Ibrani
Tuhan jauhkan dari virus mamatikan penyakit Bara demikian juga dengan kita
Tuhan akan jauhkan dari segala sakit termasuk virus Covid-19 asalkan kita
memiliki iman dan beribadah serta selalu berdoa pada Tuhan.Iman pada Tuhan
adalah obat penangkal virus Corona. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here