Kecamatan Wanea Masih Bersihkan Material Banjir dan Longsor - makatana.com

Subscribe Us

test banner

Breaking

Home Top Ad

test banner

Post Top Ad

test banner

Kamis, 04 Februari 2021

Kecamatan Wanea Masih Bersihkan Material Banjir dan Longsor

 

Camat
Wanea, Mario Reivalino Rio Karundeng, SSTP

Manado (faktaviral.com) - Kecamatan Wanea, Kota Manado
merupakan wilayah terparah akibat banjir dan longsor (Jumat, 22/1) hingga saat
ini masih membersihkan sisa material bencana alam tersebut.

“Wilayah Wanea merupakan daerah dan jumlah korban warga
terbesar akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi 2 minggu yang lalu,”
papar Camat Wanea, Mario Reivalino Rio Karundeng, SSTP kepada faktaviral.com,
bertempat di lingkungan Kantor Kecamatan, Kamis (4/2).

Diharapkannya, sampah material sisa bencana alam dan rumah
tangga yang masih menumpuk, segera terangkut dengan bantuan 5 truk kebersihan
dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Sebanyak 1.399 jiwa terdampak bencana tanah longsor yang
berasal dari 419 keluarga dan tinggal di 376 rumah.

Sedangkan sebanyak 4.710 jiwa terkena bencana banjir yang
berasal dari 1.463 keluarga dan tinggal di 1.251 rumah.

Para korban tersebut berada di kelurahan, Teling Atas,
Wanea, Pakowa, Bumi Nyiur, Karombasan Utara, Ranotana Weru,Tingkulu, Karombasan
Selatan dan Tanjung Batu.

“Untuk bantuan sembako dan lainnya dari Dinas Sosial dan Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado disalurkan langsung ke tiap
rumah tangga dan melalui dapur umum,” tambahnya.















Faktaviral.com melaporkan, bahwa upaya pihak kecamatan
Wanea membersihkan rumah warga dan lingkungan sekitar pemukiman dari tumpukan
material tersebut, mengakibatkan 4 aparat sipil negara (ASN) di kantor tersebut
kini menderita sakit.(mvr)***



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here